ITB, 27-08-2007
Tampilkan postingan dengan label i dewa gede satriya herwandana (05-71). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label i dewa gede satriya herwandana (05-71). Tampilkan semua postingan
11 Desember, 2007
Lorong si Penunjuk Waktu
ITB, 27-08-2007
Sang Kala (Bagusan yg Asli/Palsu?)

Pertama kali ngedit warna foto, gini lah hasilnya. Sebenernya bagusan yg mana coba? Dari dasar lubuk hatiku paling dalam yg saat ini masih kupendam, aku sih ga' suka nge"palsu"in warna.
KAMU PILIH YANG MANA ?
(Pura Desa, Dukuh, Penebel, Tabanan) 17-10-2007
22 November, 2007
Kori Agung dibalik "agung"nya Pepohonan
Saling Mengawasi
08 Oktober, 2007
Menanti Hari
Masih terngiang kejadian kemarin yang sempat melukai bangunan Pasar Kumbasari, yang saat ini meratapi nasibnya yang merana sendiri menjelang pagi. Namun masih tegar menanti hari, meski tubuh tercacati oleh api yang membakar waktu lalu.(06-10-2007)
07 Oktober, 2007
Cahaya di sebuah gang
Di sebuah gang di jalan Kartini, sang Mentari pagi sayup - sayup berusaha membangunkan beberapa penghuninya yang masih bergelut dengan mimpinya. Kesan dingin di dalam gang berusaha diisi kembali dengan kehangatan yang hilang sedari malam.(06-10-2007)
Dinding Tua

Berjalan sendiri dari perempatan Gajah Mada menuju Kartini, diawasi oleh dinding tua yang menjadi saksi aktivitas manusia sehari - hari di Kartini. Dengan cat yang sudah mengelupas di beberapa bagian, ditemani pintu, jendela dan lantai semen yang seumur dengan bangunannya, tegak mengkaku mengawasi lingkungan di hadapannya.(06-10-2007)
di Koridor pertokoan Gajah Mada
Ketika Mentari bersiap meninggi dan aktivitas pasar Badung lambat laun mulai berkurang, seorang tua masih terlelap di hamparan lantai koridor pertokoan Gajah Mada. Dingin dan "kurang bersih"nya keadaan, tidak menyurutkan beliau untuk tetap terlelap di koridor bangunan pertokoan tua yang ada di seputaran jalan Gajah Mada.(06-10-2007)
Awal Hari di Trotoar
Menatap ke atas langit, sang mentari mulai menyinari jalanan Gajah Mada, membelah Trotoar di kanan kirinya. Melengkapi bangunan - bangunan pertokoan tua yang akan segera mengawali aktivitas.(06-10-2007)
Nafas di bawah kolong Jembatan
Melaju agak kencang melintasi TOL di seputaran Jakarta, berderu mengikuti jalur aspal padat yang panas diterpa sinar mentari yang semakin meng"gila". Tetapi keadaan itu ditambah dengan pemandangan di kanan kiri jalan dengan "istana - istana" yang terletak di bawah kolong jembatan. Dengan ketidak rapian yang diperlihatkan oleh permukiman non-mewah ini serta ditemani kolom - kolom besar yang menjulang tinggi.(29-08-2007)
Saksi bisu Lapangan Niti Mandala Renon
Di kala mentari menyinari kota Denpasar, mewarnai indahnya lapangan Niti Mandala Renon. Ditemani rerumputan serta pepohonan yang hijau, serta dipadupadankan dengan awan putih yang mewarnai birunya langit di angkasa. Monumen Perjuangan Rakyat Bali berdiri sendiri, menjulang tinggi menyiratkan akan kesan titik balik perjuangan rakyat Bali. Dengan permainan pemanfaatan cahaya, fasad yang menarik ditampilkannya, meski warna hitam mendominasinya. (02-06-2007)
Langganan:
Postingan (Atom)


